Minggu, 06 November 2016

Pahala Adzan dan Shaf Pertama

posting WA: 4/11/2016 by gus nashir
Hadist ke 842

 عَنْ أَبي هُريْرةَ رَضِيَ اللَّه عنْهُ أَنَّ رسُولَ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم قَال : « لَوْ يعْلمُ النَّاسُ ما في النِّداءِ والصَّفِّ الأَولِ. ثُمَّ لَمْ يَجِدُوا إِلاَّ أَنْ يسْتَهِموا علَيهِ لاسْتهموا علَيْهِ، ولوْ يعْلَمُونَ ما في التَّهْجِير لاسْتبَقوا إَليْهِ ، ولَوْ يعْلَمُون ما في العَتَمَةِ والصُّبْحِ لأتوهمُا ولَوْ حبواً » متفقٌ عليه

Dari Abu Hurairah رَضِيَ اللَّه عنْهُ. bahawasanya Rasulullah صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم. bersabda:
"Andaikata para manusia itu mengetahui betapa besar pahalanya berazan dan menempati saf pertama - di waktu shalat, kemudian mereka tidak menemukan jalan untuk memperolehinya itu melainkan dengan cara mereka mengadakan undian, nescayalah mereka akan melakukan undian itu. Juga andaikata para manusia mengetahui betapa besar pahalanya datang lebih dulu - untuk melakukan shalat, nescayalah mereka akan berlumba-lumba untuk itu. Demikian pula andaikata mereka mengetahui betapa besar pahalanya shalat Isyak dan shalat Subuh - dengan berjamaah, nescayalah mereka akan mendatangi kedua shalat itu, sekalipun dengan berjalan merangkak." (Muttafaq 'alaih)

Bupati Ajak Shalat Subuh Berjamaah

posting WA: 5/11/2016 by radian
Bupati Ajak Shalat Subuh Berjamaah

Bupati Nyono Suharli Wihandoko bakal mencanangkan gerakan Shalat Subuh Berjamaah. ’’Gerakan ini akan kita launching pada Kamis (10/11/2016) di Masjid Agung Baitul Mukminin,’’ kata Bupati Nyono saat memimpin rapat persiapan Gerakan Shalat Subuh Berjamaah di Ruang Soeroadiningrat Selasa (1/11/2016).

Pada Kamis (10/11), Bupati akan melakukan launching serentak. Bupati memimpin launching di Masjid Agung Baitul Mukminin Alun-alun. Camat memimpin launching di masjid jami masing-masing kecamatan. Kepala desa memimpin launching di masing-masing desa.

’’Kita sangat ingin mewujudkan Jombang Sejahtera. Bukan  hanya sejahtera fisiknya. Namun juga sejahtera rohaninya. Makanya kita luncurkan gerakan shalat Subuh berjamaah ini,’’ ucapnya.

Di waktu Subuh, kata Nyono, ada keberkahan. ’’Kalau kita berdoa waktu Subuh, pasti dikabulkan Allah. Jadi kalau punya hajat apapun, harus shalat Subuh,’’ pesannya.

Jika ingin rezeki lancar, kata Nyono, kuncinya juga shalat Subuh. ’’Alhamdulillah saya ini membuktikan sendiri. Karena selalu bangun Subuh, pikiran menjadi fresh, tubuh jadi bugar, dan rezeki lancar,’’ urainya.

Senada disampaikan Wabup Hj Mundjidah Wahab. Setiap malam, dia tidak pernah telat melaksanakan shalat tahajud, dilanjutkan dua rakaat sebelum Subuh kemudian shalat Subuh berjamaah. ’’Kuncinya sehat dan rezeki itu ya di waktu Subuh. Makanya gerakan subuh berjamaah ini sangat penting. Dan setelah jamaah Subuh tidak boleh tidur lagi agar rezekinya lancar,’’ ujarnya.

Dalam pertemuan itu, Ketua PCNU Dr KH Isrofil Amar  menyampaikan dukungan penuh terhadap gerakan Shalat Subuh Berjamaah. ’’Ini program yang sangat bagus. Sosialisasinya harus maksimal. PCNU akan mengintruksikan kepada seluruh jajarannya agar menyukseskan program ini,’’ paparnya.

Wakil Ketua PD Muhammadiyah KH Taufiqurrahman Sani juga menyampaikan hal senada. ’’Tahun 2006 saya ketemu orang Turki di Mekkah mereka cerita nilai tukar disana satu dolar sama dengan Rp 200 ribu. Tahun 2016 ini saya ketemu lagi nilai mata uang Turki sudah menguat jadi Rp 10 ribu untuk satu dolarnya. Ini terjadi setelah presiden mereka mencanangkan gerakan Shalat Subuh Berjamaah sehingga ekonominya bangkit. Saya sangat setuju kalau Jombang melaksanakan gerakan ini,’’ tegasnya.

Ketua PC GP Ansor, H Zulfikar Damam Ikhwanto, juga mengaku mendukung penuh. ’’Panglima Solahudin Al-Ayubi selalu menjadikan shalat Subuh sebagai waktu inspeksi untuk melihat kesiapan dan keloyalan pasukannya. Jadi sangat bagus kalau di Jombang ini kita laksanakan,’’ paparnya.

Ketua Takmir Masjid Agung Baitul Mukminin H Mastur Baidowi Saleh mengapresiasi positif gagasan bupati Nyono tersebut. ’’Dengan adanya gerakan Shalat Subuh Berjamaah yang dicanangkan bupati, saya yakin derajat kesehatan masyarakat akan meningkat, kesejahteraannya juga meningkat,’’ tuturnya.

Sedangkan Ustad H.Chairil Anam saat mengisi siaran Kajian Islam Sore di Radio Suara Jombang mrngungkap hadist tentang sholat subuh diantaranya
1. Hadits riwayat
 Muslim dari Abu Huroiroh Rasulullah bersabda : SEANDAINYA ORANG 2 TAHU PAHALA SHOLAT ISYA' DAN SUBUH NISCAYA MEREKA MELAKUKAN NYA WALAUPUN DENGAN MERANGKAK (Kitab RIYADLUSSHOLIHN, Hal 444)

2. Hadits riwayat Muslim dari Utsman bin Affan, Rasulullah SAW bersabda : BARANG SIAPA SHOLAT ISYA BERJAMAAH MAKA SEAKAN2 DIA MELAKUKAN SHOLAT SELAMA SEPARUH MALAM, DAN BARANG SIAPA SHOLAT SHUBUH BERJAMAAH MAKA SEAKAN 2 DIA MELAKUKAN SHOLAT SELAMA SATU MALAM (Kitab  RIYAADLUSSHOLIHIN, Hal 444)

Tolong disebarkan program ini, semoga bermanfaat dan Barokah

PIAGAM TEBUIRENG

posting WA: 5/11/2016 by lukman
PIAGAM TEBUIRENG
Bismillahirahmanirrahim

Meneladani dan melaksanakan fatwa resolusi jihad
Kami para cendekiawan, habaib, professional dan ulama dalam Rapat Akbar Aktualisasi Resolusi Jihad di Pesantren Tebuireng

Mengingat :
A. Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yyang didalamnya terkandung tujuan mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan pancasila dimana dalam proses perumusannya terdapat peran serta pra cendekiawan, professional dan ulama
B. Fatwa Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 oleh para ulama mengajak umat islam untuk bersatu dan berjihad menjaga kedaulatan Republik Indonesia yang sedang terancam oleh nafsu tentara Belanda dan sekutunya untuk menguasai kembali wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia

Menimbang :
A. Bahwa pada saat ini para cendekiawan professional dan ulama menyadari ada potensi hilangnya kedaulatan bangsa dan Negara
B. Bahwa para cendekiawan, ulama dan professional berkewajiban jihad untuk menjaga kedaulatan bangsa dan Negara

Memperhatikan :
A. Sejumlah kebijakan pemerintah sejak era orde baru tidak berhasil menjamin kedaulatan Negara dan bangsa dalam berbagai aspek kehidupan, adakalanya tunduk pada kedaulatan korporasi sehingga kesejahteraan yang merata bagi seluruh anak bangsa belum terwujud
B. Situasi dan kondisi bangsa yang penuh keprihatinan karena terancam disintegrasi bangsa, akibat merosotnya ideologi bangsa, nilai spiritual, akhlaq, dan kepedulian sosial
C. Kekayaan alam sebagai potensi bangsa yang sangat besar akan tidak bermakna, apabila tidak diperhatikan, dijaga dan dimanfaatkan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat
D. Pendidikan merupakan unsur terpenting masa depan suatu bangsa yang belum berorientasi pada kebutuhan bangsa dalam mengelola sumber daya alam.

Memutuskan :
A. Menyerukan kepada pemerintah untuk mengambil langkah-langkah kongkrit dalam jihad mewujudkan kemandirian bangsa sehingga bermartabat dan berdaulat
B. Menggugah para cendekiawan, professional dan ulama untuk berperan lebih aktif dan tepat sasaran dalam jihad mencerdaskan kehidupan bangsa, agar mampu menghadapi segala tantangan di masa mendatang
C. Mengajak segenap unsur bangsa untuk berjihad mewujudkan keadilan, mempertahankan kedaulatan, dan menjaga persatuan bansga menuju baldatun thoyyibatun wa robbun ghafur

Tebuireng, 5 Shafar 1438 H/5 November 2016

Jangan Menganggap Buruk

posting WA: 6/11/2016 by gus nashir
Suatu ketika, seorang sufi yang masih muda datang dengan maksud ingin berguru kepada Abu Said Abul Khair, seorang Guru Sufi yang terkenal karena ‘karamah’nya dan gemar mengajar tasawuf di pengajian-pengajian. Rumah guru sufi itu terletak di tengah-tengah padang pasir. Ketika sufi muda itu tiba di rumahnya, Abul Khair sedang memimpin Majelis pengajian, di tengah-tengah para muridnya. Sewaktu Abul Khair membaca surah Al-Fatihah. Ia tiba pada ayat: ghairil maghdubi 'alaihim, wa ladh dhallin. Sufi muda itu berpikir, "Bagaimana mungkin ia seorang Guru sufi terkenal?, makhraj bacaan Al Fatehahnya tidak bagus begitu. Bagaimana mungkin aku bisa berguru kepadanya. Bacaan Quran-nya sajatidak bagus." Sufi muda itu mengurungkan niatnya untuk belajar kepada Abul Khair. Sufi muda itu merasa salah memilih calon Guru baginya, dan ia memutuskan pulang dan mencari Guru lain yang makhraj bacaannya lebih bagus darinya. Begitu sufi muda itu keluar, ia langsung dihadang oleh seekor Singa Padang Pasir yang buas. Ia kemudian mundur menghindari Singa itu, akan tetapi di belakangnya ada seekor Singa Padang Pasir lain yang menghalanginya. Lelaki muda itu menjerit keras meminta tolong karena ketakutan. Mendengar teriakannya, Abul Khair segera turun keluar meninggalkan majelisnya. Ia menatap kedua ekor Singa yang kelaparan itu dan menegur mereka, "Wahai Singa, Bukankah sudah kubilang padamu, jangan pernah kalian menganggu para tamuku!" Kedua singa itu lalu bersimpuh di hadapan Abul Khair. Sang sufi lalu mengelus telinga keduanya dan menyuruhnya pergi. Lelaki muda itu keheranan, "Bagaimana mungkin Anda dapat menaklukkan Singa-Singa yang begitu liar?" Abul Khair menjawab, "Anak muda, selama ini aku sibuk memperhatikan urusan hatiku.Bertahun-tahun aku berusaha menata hatiku, hingga aku tidak sempat berprasangka buruk kepada orang lain. Untuk kesibukanku menaklukkan hati ini, Allah SWT menaklukkan seluruh alam semesta kepadaku. Semua binatang buas di sini termasuk Singa-Singa Padang pasir yang buas tadi semua tunduk kepadaku. Sekarang apakah kamu menyadari kekuranganmu wahai anak muda ? “Tidak , wahai Guru”, jawab anak muda itu. “Selama ini kamu sibuk memperhatikan hal-hal Lahiriah hingga nyaris lupa memperhatikan Hatimu, karena itu kamu Takut kepada Seluruh Alam Semesta, dan Ketakutan hanya karena Singa-Singa itu."