Jumat, 21 Oktober 2016

Nasihat Habib Abu Bakar Al Adni

posting WA: 19/10/2016 by gus nashir
Semoga ummat islam rukun, baca nasihat habib Abu bakar al adni
• الحبيب ابو بكر العدني

Jalan Kami adalah Menjaga Lisan dari Mencela & Menjaga Tangan dari menumpahkan Darah Manusia
Jagalah dirimu agar tidak terlibat dalam fitnah-fitnah antara lain dengan, "

1. Menjaga lisan, dengan tidak mengucapakan kata-kata yang bersifat provokasi atau menghina salah satu pihak yang terlibat atau agar dalam peperangan. Bukankah kita sudah tahu bahwa Rasulullah Saw telah bersabda, “Barangsiapa yang ikut serta dalam pembunuhan seorang muslim, meskipun hanya dengan sepotong kalimat saja, maka di hari kiamat nanti dahinya akan tertulis ungkapan terputus (jauh) dari Rahmat Allah Swt,

2. Menjaga tangan, tidak mengangkat senjata mengikuti salah satu pihak golongan muslim untuk melawan sesama muslim, karena darah, harta dan kehormatan seorang muslim haram hukumnya.

3. Menjaga hati, jangan sampai ada rasa senang dengan adanya kemenangan salah satu pihak, dan sebagainya. Apakah kamu senang dengan pembunuhan seorang muslim kepada sesama muslim lainnya..?

4. Adapun bagi mereka yang menuduh bahwa kita adalah musyrikin, kita doakan semoga mereka mendapat hidayah dari Allah, itu saja cukup. Karena hanya hidayahlah yang di perlukan. Tiada gunanya memperdebatkan perbedaan dengan mereka. Satu pihak mengamalkan Maulid Nabi, pihak yang lain menolaknya. Satu pihak berziarah kubur, lain pihak menentangnya, Itu semua permainan Iblis, sehingga melalaikan pada hal-hal yang penting, menjadikan umat Islam hanya seperti sandal/kasut di depan pintu itu. Ya, hanya sampai di situ.

5. Kalau kalian faham terhadap apa yang kami katakan ini, maka kalian tidak akan rela buang waktu untuk berkonflik. Kalian tidak akan mau sibuk dengan sesama muslim meski berbeda pandangan. Kami tidak pernah dengki kepada sesama orang Islam yang melakukan sembahyang, Namun kami merasa sangat sedih melihat orang Islam yang tidak sembahyang.

6. Tatkala kami melihat orang mencatut/mengaitkan nama orang-orang alim untuk mencaci orang lain, tatkala kami melihat orang-orang mengatasnamakan Agama untuk membuat konflik di tengah umat, itulah perkara yang menyesakkan nafas kami.

(Di share dari FB ust Ahmad Dzia).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar